Introspeksi diri, begitulah orang-orang menyebutnya.
kebanyakan orang terlalu mudah menjatuhkan kata-kata kritikan pada orang lain, meskipun dirinya sendiri belum mengetahui apakah kata-kata itu patut disampaikan, apakah kata-kata tersebut membawa manfaat bagi yang dikritik, apa itu berguna bagi dirinya sendiri, dan lain sebagainya.
Memang, seyogyanya sebelum kata-kata itu dilontarkan, ia tahu;
1. apakah aku bebas dari hal itu?
2. apakah aku dapat menjaga setiap waktu dari hal itu?
3. bagaimana tanggapan orang lain yang mendengarkan?
maka dari itu, hendaknya kita mengurungkan dulu kata-kata kritikan itu, kita pikirkan dulu diri kita sendiri.
حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا "koreksilah dirimu sendiri sebelum kamu akan dikoreksi (dihari kiamat)".
MADIN PUTRA MAMBAUS SHOLIHIN
Rabu, 17 Juli 2013
Minggu, 23 September 2012
hikmah wudlu
SEJUTA HIKMAH DIBALIK WUDLU Wudlu
merupakan sebuah rutinitas/kebiasaan yang kita lakukan setiap hari; setiap
hendak bersholat umat islam diwajibkan mensucikan dirinya dari hadas kecil
ataupun besar untuk mensucikan diri dari hadas kecil adalah dengan berwudlu,
ketika hendak membaca al-qur'an pun juga demikian kita harus berwudlu terlebih
dahulu. Tidak hanya itu saja berwudlu juga ampuh untuk mengusir rasa malas,
kantuk dan amarah yang sedang menggangu kita.
Sudah banyak penelitian dari berbagai disiplin keilmuan yang meneliti tentang hikmah yang terkandung apabila wudlu dilakukan dengan baik dan benar; berikut merupakan hikmah-hikmah yang ada dibalik wudlu sesuai hasil penelitian yang dilakukan oleh berbagai ilmuan.Ulama Fiqih menjelaskan hikmah wudlu sebagai bagian dari upaya untuk memelihara kebersihan fisik dan rohani. Daerah yang dibasuh dalam air wudlu, seperti tangan, daerah muka termasuk mulut, dan kaki memang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing termasuk kotoran dan kuman. Karena itu, wajar kalau daerah itu yang harus dibasuh. Dan dengan berwudlu yang sempurna semua anggota badan kita yang riskan terkena kotoran serta kuman-kuman akan mampu dibersihkan sehingga potensi kita untuk terkena penyakit fisik akan rendah.
Ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudlu dengan menjelaskan bahwa daerah-daerah yang dibasuh air wudlu memang daerah yang paling sering dilakukan untu berbuat dosa. Kita tidak tahu apa yang pernah diraba, dipegang, dan dilakukan tangan kita. Banyak pancaindera tersimpul di bagian muka. Berapa orang yang jadi korban setiap hari dari mulut kita, berapa kali berbohong, memaki, dan membicarakan aib orang lain. Apa saja yang dimakan dan diminum. Apa saja yang baru dilihat oleh mata, apa yang didengar oleh kuping ini, kemana saja kaki ini melangkah dan apa saja dicium hidung ini. Dengan berwudlu dosa-dosa kecil yang kita lakukan sehari-hari bisa diampuni seperti air yang menetes dari anggota wudlu yang kita basuh.
Fisioterapist mengatakan bahwa
pada anggota badan yang terkena basuhan wudhu terdapat ratusan titik akupunktur
yang bersifat reseptor terhadap stimulus berupa basuhan, gosokan, usapan, dan
tekanan/urutan ketika melakukan wudhu. Stimulus tersebut akan dihantarkan
melalui meridian ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang bersifat terapi.
Hal ini terjadi karena sistem syaraf dan hormon bekerja untuk mengadakan
homeostasis (keseimbangan). Titik-titik akupunktur, suatu fenomena yang menarik
bila dihubungkan dengan kaifiyat wudhu. ada 493 titik reseptor pada anggota
wudhu!! Wajah 84, Tangan 95, Kepala 64, Telinga 125, Kaki 125.
Dan juga terdapat 16 titik
akupunktur di seluruh anggota wudlu kita. Berdasarkan riset pakar akupunktur,
titik-titik tersebut apabila dirangsang dengan basuhan air, pijatan dan gosokan
dapat menghasilkan bio energi (Chi) guna membangun homeostasis (keseimbangan).
Sehingga menghasilkan efek terapi yang memiliki banyak manfaat dan dapat
menyalurkan energe positif Dan bila kita membasuh telinga dengan benar serta
dibarengi dengan pijatan saat berwudlu maka hal tersebut termasuk dengan tehnik
akupuntur telinga atau dalam istilah kedokterannya dikenal dengan
aurikulopressure.
Langganan:
Postingan (Atom)